Pages

Tampilkan postingan dengan label Bendungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bendungan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 November 2012

Bndungan Selorejo Ngantang


Waduk Selorejo - terletak di kecamatan Ngantang, kabupaten Malang. Waduk dalam bahasa Jawa berarti bendungan atau danau. Pembuatan waduk Selorejo pada awalnya bertujuan sebagai sistem pengairan masyarakat setempat sekaligus tandon air pada musim hujan. Namun dalam perkembangannya, waduk Selorejo menjadi obyek wisata yang indah dan menarik karena tambahan sejumlah fasilitas untuk memanjakan pengunjung. Salah satu tempat wisata di Malang ini kerap menjadi tujuan wisata anak sekolah dan keluarga selama masa liburan.

Waduk Selorejo terletak di ketinggian 600 mdpl, membuatnya senantiasa berudara sejuk. Panorama waduk Selorejo juga indah karena dikelilingi oleh gunung-gunung antara lain Gunung Kelud, Gunung Anjasmoro dan Gunung Kawi. Berdiri di tepian waduk menikmati pemandangan waduk dengan latar pegunungan yang diselimuti awan sungguh merupakan kenikmatan tersendiri bagi saya. Anda yang hobi mancing juga bisa menyalurkan hobi di sini. Bawalah umpan lumut untuk menarik hati ikan-ikan waduk selorejo.

Salah satu daya tarik dari obyek wisata ini yaitu dengan sarana perahu, para wisatawan bisa menikmati keindahan pemandangan bendungan Selorejo. Perahu yang digunakan bisa menggunakan sarana perahu dayung atau perahu mesin, tergantung selera.
Bendungan Selorejo sudah terkenal sebagai tempat pemancingan yang cukup ramai di kalangan pemancing lokal karena bendungan ini termasuk daerah yang masih cukup berhasil menjaga kondisi airnya sehingga terbebas dari limbah. Karenanya masih banyak ditemukan ikan dengan ukuran yang cukup besar di sini.
Lokasi pemancingan di waduk Selorejo – Ngantang ada banyak jalannya. Untuk pemancingan yang biasa, anda bisa mengambil daerah obek wisatanya. Di daerah obyek wisata Selorejo anda akan menemukan beberapa titik pemancingan yang menarik dan strategis, dengan kemudahan memperoleh makan jika lapar sudah mulai datang. Lokasi pemancingan ikan di sini cukup dekat dengan warung makanan yang berada di daerah obyek wisata. Anda bahkan bisa mencicipi menu makan berupa lalapan ikan mas, mujair, ikan wader dll.

Sisi barat danau Selorejo dipisahkan oleh dua tebing yang sangat curam. Untuk mencapai danau Selorejo, pengunjung harus melewati jembatan gantung setinggi kurang lebih seratus meter. Bagi yang takut ketinggian, kegiatan ini bisa menguji nyali mereka. Di dalam area tempat wisata di Malang Waduk Selorejo, wisatawan bisa menikmati pemandangan alam sambil menyewa perahu motor berkeliling danau, olahraga kano, berenang di kolam air sumber alam maupun sekedar jalan-jalan mengelilingi kebun jambu yang luas. Pusat kerajinan rakyat pun telah siap memanjakan Anda yang memiliki hobi berbelanja dan koleksi benda-benda unik khas Malang.

KEBUN JAMBU


Tak cukup menikmati keindahan waduk dari tepi, saya dan teman-teman kemudian menyeberang ke kebun jambu di tengah waduk. Untuk sampai ke sana, kita harus menyewa perahu. Perahunya ada yang bermesin, ada yang dayung. Untuk perahu mesin, biayanya hanya Rp.5000/orang sekali jalan, dan hanya butuh 10 menit pula untuk mendaratkan kaki di kebun jambu.

Cukup membayar Rp.1000/orang, kita pun bebas masuk dan berkeliaran di areal kebun jambu klutuk. Mau makan sepuasnya silakan. Jambu klutuk yang kuning ranum menggantung di pohon memang amat menggoda untuk dipetik dan dimakan. Selain makan di tempat, kita juga boleh membawa pulang jambu yang sudah kita petik. Cukup membayar Rp.3000/kg. Lumayan buat nge-jus di rumah. :)

Setelah ‘mabuk’ jambu, kami kembali naik perahu, balik ke tepian waduk selorejo bersiap untuk makan siang. Ada banyak warung makan lesehan di sekitar waduk yang menyajikan menu ikan bakar khas waduk selorejo. Ikan bakar, sambel, dan lalapan cukuplah menjadi santapan istimewa kami siang itu. Berhubung ada yang mentraktir, makan siang kami pun jadi makin lahap. Thanks to Mr. Opic untuk traktirannya. ^^

Menjelang ashar kami bersiap pulang ke Pare. Kebetulan bis terakhir rute Malang-kediri lewat di Selorejo sekitar ashar. Terlambat sedikiiit aja alamat kami harus menginap di Selorejo. Oya, yang pengen nginap di Selorejo juga bisa kok. Ada jasa hotel dan cottage di sini. Salah satunya bisa di lihat di blog ini.

Buat teman-teman yang sedang belajar di kampung inggris, jalan-jalan ke Waduk Selorejo bisa menjadi alternatif kegiatan mengisi hari libur sabtu-minggu.

NB : Berbagai Sumber 

Taurus Vocation

Bendungan Sutami Karang Kates

Bendungan Karangkates atau yang sekarang biasa disebut dengan Bendungan Sutami terletak di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bendungan yang airnya berasal dari Sungai Brantas ini mulai dibangun oleh pemerintah antara tahun 1975-1977 dengan dana sekitar US$37,97 juta atau Rp.10.093 milyar untuk dijadikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Untuk dapat mencapai Bendungan Karangkates relatif mudah (menggunakan kendaraan umum), karena lokasinya berada di tepi jalan raya Malang-Blitar, sekitar 35 kilometer di sebelah selatan Kota Malang atau 16 kilometer arah barat obyek wisata Gunung Kawi.

Kondisi Bendungan
Bendungan dan waduk Karangkates yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta I (PJT I) yang berkedudukan di Kota Malang ini mempunyai luas keseluruhan sekitar 6 hektar. Air waduknya hanya berasal dari Sungai Brantas yang semakin hari bertambah keruh dan kotor karena polusi. Hal ini menyebabkan beberapa tahun yang lalu banyak ikan di Waduk Karangkates mati karena kekurangan oksigen. Menurut Ir Tjoek Walujo Subijanto (Direktur Pengelolaan Sungai Brantas), oksigen yang menipis itu merupakan dampak dari polusi limbah cair berbahaya yang berasal dari deterjen dan limbah industri yang merangsang berkembang biaknya tumbuhan algae.

Namun lepas dari masalah itu, yang jelas Bendungan Karangkates memiliki kapasitas terpasang 3x35 megawatt (MW) dan mampu memproduksi listrik sekitar 400 juta kwh per tahun. Selain itu, Bendungan Karangkates saat ini juga dijadikan sebagai sarana rekreasi dan olahraga, terutama bagi masyarakat yang berasal dari Malang dan Kediri. Konon, hijaunya pepohonan serta suasananya yang tenang, membuat banyak orang tertarik untuk berkunjung ke sana, walau terkadang harus diselingi oleh bau tak sedap dari sampah yang mengapung di waduk.

Fasilitas Bendungan Karangkates
Karena telah dijadikan sebagai sebuah obyek wisata, fasilitas penunjang di Bendungan Karangkates tergolong lengkap. Misalnya, bagi pengunjung yang ingin berolahraga, di dalam areal waduk dan bendungan Karangkates terdapat beberapa fasilitas olahraga, seperti: tempat pemancingan ikan, lapangan tenis hingga lapangan golf. Sementara, bagi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan selain bendungan, dapat mengunjungi taman wisata yang letaknya di sebelah utara Bendungan Karangkates dan di sebelah selatan Bendungan Lahor[1]. Dan, apabila telah lelah berkeliling, pengunjung juga dapat menikmati aneka makanan yang dijual di warung-warung yang ada di sekitar bendungan.

Selain fasilitas di atas, masih ada berbagai fasilitas penunjang lainnya yang membuat kawasan wisata Bendungan Karangkates atau Sutami banyak dikunjungi orang. Fasilitas-fasilitas tersebut diantaranya adalah: lapangan parkir yang cukup luas, camping ground, kebun binatang mini, taman bermain anak-anak, kios-kios penjual souvenir khas daerah Malang dan sekitarnya, mushola, kamar mandi, WC, dan lain sebagainya. Sebagai catatan, untuk dapat memasuki obyek wisata Bendungan Karangkates pihak pengelola mematok harga tiket masuk bagi pengunjung hanya sebesar Rp.2.000,00 per orang.

NB : Berbagai Sumber 

Taurus Vocation

Bendungan Lahor Sumber Pucung

Banyaknya sungai-sungai besar yang melintasi Blitar mengakibatkan kawasan ini memiliki beberapa waduk buatan/ bendungan. Tidak hanya waduk-waduk yang memanfaatkan aliran sungai-sungai besar seperti Brantas dan Lekso, tetapi juga waduk-waduk yang berhulu dari pegunungan. Seperti apakah rupa waduk-waduk tersebut?? Berikut ulasannya.


Objek wisata Bendungan Lahor mulai ada bersamaan dengan dibangunnya bendungan Karang Kates. Objek wisata ini merupakan bagian atau sisi lain dari bendungan Karang Kates. Lokasi bendungan terletak diantara Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang, tepatnya di Desa Ngreco, Kecamatan Selorejo. Letaknya sangat strategis karena dilalui jalan pintas yang menghubungkan Blitar dan Malang.


Pemandangan alam berupa panorama perbukitan dengan vegetasi hutan pinus yang diselang-seling tetumbuhan pertanian memberikan sensasi tersendiri bagi siapapun yang melintasi bendungan ini.


NB : Berbagai Sumber 

Taurus Vocation